PCOS Life Style

PCOS Life Style

Rabu, 03 November 2010

Waspadai Adanya Polycystic Ovarian Syndrome ( PCOS ) Bagi Wanita Berkumis



Wanita dengan gejala sedikit kumis di atas bibir ditambah dengan siklus haid yang tidak teratur sebaiknya berhati-hati karena itu pertanda kemungkinan susah punya anak.

Wanita yang punya kumis, bulu lebat dan siklus menstruasi tidak teratur adalah ciri-ciri wanita dengan penyakit " Polycystic Ovarian Syndrome ". Penyakit ini biasanya menyebabkan reproduksi wanita terganggu dan akhirnya susah punya anak.

Polycystic Ovarian Syndrome ( PCOS ) adalah penyakit pada wanita yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan hormon. Wanita yang punya penyakit ini biasanya akan mengalami siklus haid yang tidak teratur, pertumbuhan bulu-bulu halus dan susah punya anak.

Jika tidak segera ditangani, PCOS bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti diabetes dan jantung. PCOS terjadi pada 1 dari 15 wanita dan gejalanya biasanya muncul sejak remaja.

Biasanya wanita yang menderita PCOS memiliki bulu lebat dan sedikit rambut di daerah mulut yang terlihat seperti kumis. Hal ini dikarenakan ovarium memproduksi hormon pria ( androgen ) sehingga wanita dengan penyakit ini sering disebut hiperandrogen.

Kelebihan hormon pria tersebut menyebabkan siklus ovulasi terhenti, sering jerawatan dan pertumbuhan rambut yang tak normal pada bagian wajah dan tubuh.

Wanita dengan PCOS juga umumnya berbobot badan besar atau gemuk, tapi orang kurus juga bisa mengalaminya. Orang gemuk cenderung punya maslah insulin atau resistensi insulin sehingga meningkatkan kemungkinan penyakit diabetes.

Seperti dikutip dari Webmed, beberapa gejala PCOS antara lain :
  • Jerawatan. 
  • Peningkatan berat badan dan kesusahan menurunkan berat badan. 
  • Ada rambut atau bulu halus yang tumbuh di daerah wajah, dada, perut atau punggung. 
  • Ada rambut tipis di daerah kening kepala. 
  • Punya siklus haid yang tidak teratur, pendarahan saat menstruasi dan biasanya hanya 9 kali dalam setahun atau kurang. 
  • Masalah kesuburan, biasanya wanita dengan PCOS susah hamil dan susah punya anak ( infertil ). 
  • Sering merasa depresi.
Ovarium wanita dengan PCOS umumnya ditumbuhi kista-kista kecil dalam jumlah banyak, itulah mengapa penyakit ini disebut dengan Polycystic Ovarian Syndrome yang artinya banyak kista dalam ovarium.

Penyebab PCOS adalah ketidakseimbangan hormon yang biasanya menurun dalam keluarga. Jadi jika ibu, nenek, atau saudara lainnya punya riwayat penyakit ini kemungkinan Anda juga akan memilikinya.

Olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi dan kontrol berat badan adalah kunci menangani penyakit PCOS. Obat-obatan yang bisa menyeimbangkan hormon juga bisa dipakai untuk mengurangi gejala PCOS. Dokter biasanya akan meresepkan obat pengontrol kehamilan dan obat diabetes untuk penderita PCOS.

" Pil KB dan obat diabetes mengandung senyawa anti androgen yang bisa mengurangi kelebihan hormon pria pada penderita PCOS ", ujar Dr Hendro.

Obat pengatur kehamilan ( pil KB ) akan mengurangi tumbuhnya rambut di bagian-bagian yang tidak diinginkan sedangkan obat diabetes ( metformin ) akan mencegah terjadinya diabetes dan memperlancar siklus menstruasi. Bagi yang ingin cepat hamil dan punya anak bisa minum obat penambah kesuburan.

Salah satu gejala yang merusak penampilan wanita penderita PCOS adalah tumbuhnya rambut-rambut halus di daerah-daerah tertentu. Tapi tak usah khawatir, untuk urusan itu bisa diatasi dengan waxing, mencukur, mencabut, laser atau menggunakan krim yang menghambat pertumbuhan rambut tersebut.

Polycystic Ovarian Syndrome

DEFINISI


Polycystic Ovarian Syndrome ( PCOS ) adalah gangguan hormonal yang umum terjadi pada masa reproduktif wanita. Nama kondisi ini di dapat dari pembesaran dan banyaknya kista kecil yang terdapat di sepanjang ujung terluar dari masing-masing indung telur tetapi tidak semua.

Masa mentruasi yang tidak teratur dan berkepanjangan, pertumbuhan rambut yang berlebihan, jerawat dan obesitas dapat terjadi pada wanita dengan kondisi ini. Menstruasi yang tidak normal dapat menjadi pertanda kondisi ini pada usia remaja, atau PCOS dapat diikuti dengan pertambahan berat badan atau sulit untuk hamil.

Penyebab pasti PCOS tidak diketahui. Wanita dengan kondisi ini dapat sulit untuk menjadi hamil. Diagnosis dan pengobatan secara dini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi jangka panjang, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung dan stroke.

GEJALA

Tanda dan gejala Polycystic Ovarian Syndrome ( PCOS ) sering dimulai sesaat setelah masa menstruasi pertama ( menarche ). Pada beberapa kasus, PCOS terjadi setelah masa reproduktif anda. Tanda dan gejalanya bervariasi pada setiap wanita baik jenis ataupun tingkat keparahannya. Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter mempertimbangkan setidaknya dua dari gejala berikut :
  • Periode menstruasi yang tidak teratur.
  • Kelebihan kadar androgen ( hormon laki-laki ) pada wanita yang ditandai dengan banyaknya rambut di wajah atau tubuh. 
  • Pembesaran indung telur ( ovary ) yang terdiri dari sejumlah kista melalui pemeriksaan.
Kondisi lain yang berhubungan dengan PCOS adalah :
  • Ketidaksuburan 
  • Obesitas
  • Diabetes tipe 2 
  • Acanthosis nigrican - penggelapan atau kulit yang seperti beludru pada leher, ketiak, pangkal paha, kemaluan atau dibawah payudara.
  •  
    PENYEBAB & FAKTOR RISIKO

    Siklus reproduksi normal diatur oleh perubahan kadar hormon yang diproduksi kelenjar pituitary pada otak dan indung telur anda. Kelenjar pituitary menghasilkan Follicle Stimulating Hormone ( FSH ) dan Luteinizing Hormone ( LH ) yang mengatur pertumbuhan dan pelepasan telur ( ovulasi ) di dalam indung telur. Dalam siklus bulanan, ovulasi terjadi dua minggu sebelum masa menstruasi anda.

    Indung telur anda melepaskan hormon estrogen dan progesterone yang mempersiapkan dinding uterus untuk menerima sel telur yang matang. Indung telur juga menghasilkan beberapa hormon laki-laki ( androgen ), seperti testosterone.

    Pada PCOS, kelenjar pituitary mengeluarkan LH dalam jumlah banyak dan indung telur menghasilkan kelebihan androgen. Ini menyebabkan siklus menstruasi yang tidak normal dan menyebabkan ketidaksuburan, rambut tubuh yang berlebihan dan jerawat.

    Para dokter tidak mengetahui apa yang menyebabkan PCOS, tetapi faktor berikut dapat memainkan peran :
    • Faktor keturunan.
    • Kelebihan insulin di dalam tubuh sehingga memacu produksi androgen di dalam indung telur. 
    • Peradangan ringan sehingga memicu resistensi insulin dan akumulasi kolesterol di  dalam pembuluh darah ( Atherosclerosis ). Atherosclerosis menyebabkan gangguan kardiovaskular. Penelitian menunjukkan para wanita dengan PCOS memiliki peradangan ringan.